Selasa, 24 Februari 2009

Gerah, IDI Minta Dokter Tinggalkan Dusun Ponari

Ahad, 22 Februari 2009 15:01
Jombang, NU Online
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jombang, Jawa Timur, memerintahkan para dokter dan petugas Puskesmas Keliling meninggalkan Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, yang menjadi tempat praktik dukun cilik, Ponari. Para Dokter gerah dengan praktik Ponari.

"Para dokter di sana banyak yang mengeluh karena dianggap mendukung praktik pengobatan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan secara medis. Akhirnya kami mengeluarkan surat perintah agar dokter dan mobil Pukskesmas Keliling ditarik," kata Ketua IDI Cabang Jombang, dr Pudji Umbaran, Ahad (22/2).

Sikap IDI itu bertentangan dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang yang sebelumnya mengerahkan sejumlah dokter dan mobil Puskesmas Keliling secara bergantian untuk memberikan pertolongan kepada pasien yang pingsan karena berdesak-desakan saat mengantre berobat di rumah dukun cilik itu.

"Logikanya, kalau memang Ponari bisa mengobati, tentu tidak harus dokter yang turun tangan. Mereka yang pingsan atau luka, seharusnya bisa diobati oleh Ponari," kata Pudji seperti dikutip Antara.

IDI Jombang tidak mempersoalkan beda pandangan dengan Dinkes Kabupaten Jombang. "Memang seharusnya masalah itu menjadi tanggung jawab Dinkes," katanya.

Menurut Pudji, aparat Desa Balongsari tidak bertanggung jawab terhadap segala hal yang terjadi di rumah Ponari. "Aparat desa di sana saja apatis, masak para dokter harus mengurusi," katanya. (sam)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar